Entah kenapa setiap rasa ini menghambar serasa tak terkecap..
Masuk rongga kerongkongan hingga hati..
Masih sama tanpa ekspresi..
Kucoba mencarinya lewat dedaunan rimbun yang berserakan..
Aku tetap belum menemukannya..
Menjalar terus tanpa batas ketika semuanya membuncah..
Rasa.. Sayang.. Cinta dan Rindu..
Aku begitu menginginkannya selalu bersatu..
Dalam satu waktu, aku dan kamu..
Berada dalam satu masa dalam sebuah cinta..
Sayang..
Aku merindumu bagai reruntuhan gerimis..
Tak terhitung entah berapa banyak ia hadit membasahi pertiwi..
Aku merindumu bagai parau suara burung tinggi..
Menggiang mencari labuhnya yang pasti..
Dan aku merindumu bagai air bah yang menerjang..
menghantam pertahanan yang aku miliki..
karena aku merindukanmu begitu banyak pengorbanan..
Dalam cinta aku berbisik..
Aku merindukanmu sederhana dan sekarang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar